Selasa, 13 November 2007

Miki jadi Pilot


Mini sangat mencemaskan Miki karena Miki sangat suka pekerjaan yang berbahaya. “Kamu harus mendapat pekerjaan yang aman dan menyenangkan,” kata Mini kepada Miki.
Miki terus memikirkan apa yang dapat dilakukannya untuk menyenangkan Mini. “Aku tahu!” teriaknya saat melihat pesawat terbang di langit. “Aku akan menjadi pilot dan menjadi penganter surat!”
Mini dan Miki pergi ke sekolah pilot. Miki memberi isyarat pada orang yang duduk di belakang meja.
“Kamu yakin ini aman?” tanya Mini. “Yakin sekali!” jawab Miki padanya. “Pilot adalah pekerjaan yang benar – benar aman!”. Ketika Miki melapor di lapangan terbang, dia bertemu Gloomy, mekanik yang memeriksa semua pesawat terbang. Lalu dia bertemu dengan instruktur terbangnya, Kapten Doberman. Kapten Doberman menunjukkan pada Miki bagaimana cara menerbangkan pesawat terbang yang sesungguhnya. “Waow! Ini hebat!!” teriak Miki. “Aku tak sabar lagi untuk segera memakai lencana pilotku dan menjadi pilot yang sesungguhnya.” Drrrt! Miki menemukan tempat pendaratan yang bagus.
Ketika Miki kembali ke hangar, pilot – pilot yang lain mengerumuni radio. “Ada apa ribut – ribut begini?” tanya Miki pada Gloomy. “Ada pesawat yang hilang tanpa jejak lagi!” kata sang mekanik. “Berarti bulan ini jadi enam!” “Ya, ampun!” kata Miki.
Pada saat itu ada pesawat lain mendarat. Semua berlari keluar untuk menemuinya. “Seekor laba – laba raksasa mengejarku!” teriaknya. “Dia ada di jaring yang tergantung di awan hitam besar!”
Kapten Doberman naik ke pesawat yang dinaiki pilot itu. “Alu tak tahu apa yang di lakukan laba – laba yang kamu ceritakan itu pada pesawat – pesawat yang hilang,” katanya, “tapi aku akan mencari tahu.” Keesokan harinya Gloomy berkata pada Miki bahwa pesawat Kapten Doberman juga hilang. Miki belajar lebih tekun lagi supaya bisa segera mendapat lencana pilotnya.
“Aku harus mencari tahu apa yang terjadi pada Kapten Doberman dan pilot – pilot yang lain,” katanya.
Dengan hilangnya Kapten Doberman, komandan lapangan terbang, Jendral Schnauzer semakin mencemaskan hilangnya pesawat – pesawat pengantar surat. Dia sangat menjunjung tinggi moto para pilot : Surat tetap harus dikirimkan apa pun yang terjadi! Dia memerintahkan dua pesawat tempur mengawal pesawat pengantar surat selanjutnya. Gloomy menaikkan senjata ke atas pesawat. “Sebelum menjadi pilot, kamu harus belajar menembak lebih dahulu,” katanya pada Miki. “Perintah Jenderal Schnauzer!” tambahnya. “Ya, ampun!” kata Miki. “Kuharap aku tidak menembak satu orangpun.”
Sepanjang minggu itu, Miki bekerja keras. Dia berlatih menembak sasaran dan berpura – pura dikejar musuh di udara. Setelah berlatih keras, Miki pun lancar menembak musuh di udara. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari pilot - pilot yang hilang dan Kapten Doberman. Setelah terbang di udara beberapa saat, Miki terkejut karena ada awan hitam yang pekat berada di depannya. Ia terus menembus awan itu hingga berada di seberang awan itu dan menemukan jaring laba - laba yang sangat besar menggantung di awan hitam itu. "Astaga, monster dari mana ini!!??" Miki terkejut karena ia melihat monster laba - laba yang sangat besar berada di jaring itu.
Laba - laba itu mengeluarkan jaringnya untuk menangkap Miki. Miki melihat pesawat - pesawat dan pilot - pilot lain ada di jaring laba - laba tersebut beserta Kapten Doberman. Miki berusaha menyelamatkan mereka semua, Miki kemudian menembak laba - laba raksasa itu. Laba - laba itu terus menembakkan jaringnya. Tapi Miki sangat gesit, akhirnya setelah lama tembak - menembak, Miki berhasil menembak mati laba - laba itu dan laba - laba itu jatuh ke daratan di bawahnya. Miki segera menembak jaring laba - laba yang mengikat pilot - pilot beserta pesawatnya. Miki berhasil.
Setelah itu Miki dan pilot - pilot lain pulang ke pangkalan untuk memperbaiki pesawat dan beristirahat. "Fiuh... Terima kasih Miki. Kurasa tidak akan begini bila kau tak menyelamatkan kami." Kapten Doberman mengatakannya sambil menepuk pundak Miki. Lalu Kapten Doberman pergi. Miki merasa sedih karena dia hanya dapat ucapan terima kasih. Miki bergegas pulang ke rumah, tapi sebelum meninggalkan pangkalan, ada seseorang yang memanggilnya. Ternyata Kapten Doberman, Miki melihat kilauan cahaya yang menyilaukan matanya. "Entah apa yang dibawanya..." gumam Miki dalam hati. "Miki, kurasa ini lebih tepat ada di tanganmu. Lencana ini aku berikan kepadamu sebagai tanda terima kasih atas keberanianmu." Kapten Doberman menyerahkan Lencana Terbang miliknya. "Tapi, ini milikmu Kapten, ini bersejarah.." kata Miki. "Tak apa, ambillah.." Kapten Doberman meyakinkan Miki. "Terima kasih Kapten, aku akan menyimpannya dengan baik." lalu Miki bergegas pulang dan ia ingin sekali makan masakan Mini.
Sejak saat itu Miki dikenal dengan keberaniannya.

Selasa, 30 Oktober 2007

Cuuapee Deyh....


Naruto..


Penggemar Naruto ! Hallo !


Kami akan membahas Naruto... Bagi yg mw minat baca aja deh !!


Gak Usah Basa - basi....


Naruto dah 3 Tahun berlatih..

ketika dy pulang dy merasakan sejuknya udara desa Konoha yg dulu...

3 Tahun berlalu.. Lalu ia bertemu dengan seseorang, ternyata itu Shikamaru..

Akhirnya Naruto bertemu Sakura...

Naruto mengatakan bahwa ia akan menepati janjinya, untuk membawa kembali Sasuke.

Sakura merasa terharu dan menangis..

lalu ia ingin bertemu Guru Kakashi, tapi di tengah perjalanan ia bertemu dengan orang yang sangat besar dan gemuk.. langsung saja Naruto mengenali orang itu, Chouji.

Lalu dy pergi lagi.. Kali ini dy bertemu Hinata... Hinata langsung jatuh pingsan di hadapannya.

mw lagi cerita selanjutnya??

Tunggu postingan minggu depan yah...